Misalnya makanan yang terlalu berlemak, makanan siap saji, seperti sosis dan pizza, acar, makanan yang terlalu asam, dan minuman yang mengandung osda serta kafein.
4. Pilih menu makan yang tepat
Saat berbuka dan sahur, pilihlah sajian yang cocok dikonsumsi penderita sakit maag, seperti nasi dan oatmeal.
Karbohidrat dalam makanan ini dapat mengurangi risiko sakit maag karena dapat menyerap kelebihan asam lambung.
Penderita maag juga disarankan untuk menyiapkan makanan dengan cara dipanggang, dikukus atau direbus.
5. Hindari Tidur Setelah Makan Setelah Sahur
Kamu mungkin masih merasa mengantuk dan ingin kembali tidur.
Namun, sebaiknya jangan langsung tidur setelah makan. Ini karena tidur setelah makan dapat menyebabkan maag.
6. Kendalikan emosi
Tujuan berpuasa tidak hanya menhawan rasa lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu seperti emosi, marah maupun sedih.
Oleh karena itu, selama berpuasa sebaiknya kendalikan emosi dan stress dengan sebaik mungkin.
Karena selain mendapat pahala, hal ini juga dapat menurunkan resiko munculnya keluhan sakit maag.
Jika keluhan tetap terjadi meskipun telah mengikuti tips yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk penanganan yang tepat. (*)