Ia menyebut bahwa fenomena ini menjadi bukti bahwa dunia digital.
ini bisa memberikan ruang baru bagi seniman untuk tetap berkarya.
Sekaligus menghasilkan pendapatan tanpa harus bergantung pada televisi.
Dalam kesempatan yang sama, Sule juga menceritakan masa sulitnya di industri hiburan beberapa tahun terakhir.
Ia mengaku sempat menolak tampil di salah satu acara talkshow karena merasa konsepnya kurang menghormati dirinya sebagai komedian senior.
“Tiga tahun gue enggak ada di TV. Ada tawaran, tapi gue enggak mau karena acaranya roasting,” ujar Sule.
Kondisi itu membuatnya mulai menekuni dunia digital.
Melalui YouTube dan TikTok, Sule kini merasa lebih bebas berkreasi tanpa tekanan rating atau format acara televisi.
“Sekarang enak, kerja dari rumah aja, dunia udah berubah,” sambungnya.
Pernyataan Sule menegaskan perubahan besar dalam industri hiburan Indonesia.
Platform seperti TikTok kini bukan hanya tempat bersenang-senang, tapi juga ruang ekonomi kreatif yang menjanjikan.
Namun, pendapatan fantastis seperti yang dialami Sule tentu tidak bisa disamaratakan.
Jumlah pengikut, interaksi penonton, serta strategi siaran menjadi faktor penting.