Masalah lain yang kerap muncul adalah berkurangnya dukungan pada lengkungan kaki.
Sepatu tanpa penopang yang baik dapat membuat kaki cepat lelah dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu gangguan seperti plantar fasciitis maupun metatarsalgia akibat tekanan berlebih pada tulang dan jaringan di sekitar kaki.
Tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, penggunaan sepatu yang salah juga berisiko menyebabkan cedera jangka panjang.
Sepatu dengan ukuran yang tidak pas, bahan yang tidak mendukung sirkulasi udara, hingga desain yang tidak stabil dapat meningkatkan risiko keseleo dan gangguan postur tubuh.
Najwa Javed pun mengingatkan agar perempuan mulai lebih selektif dalam memilih sepatu seiring bertambahnya usia.
“Semakin bertambah usia, tinggi hak sepatu sebaiknya semakin rendah karena sepatu tinggi dapat menyebabkan mikrotrauma pada kaki,” imbaunya.
Untuk menjaga kesehatan kaki, para ahli menyarankan memilih sepatu yang memiliki penopang lengkungan yang baik, bantalan yang nyaman, serta ruang cukup bagi jari kaki.
Sol yang tidak terlalu keras dan bahan yang mampu menyerap keringat juga menjadi faktor penting agar kaki tetap nyaman sepanjang hari.
Perubahan sederhana dalam memilih sepatu dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan.
Di usia 40-an, sepatu bukan lagi sekadar pelengkap gaya, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan kualitas hidup sehari-hari.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1