Lebih lanjut, Irfan mengungkap ia sebenarnya bersyukur karena sempat mendapat kesempatan mendengar cerita dari dua sisi.
Ia mengaku sudah menyimak pengakuan Ressa yang beredar, namun pada saat yang sama ia juga menerima versi dari pihak Denada.
Meski demikian, Irfan menegaskan dirinya tidak punya hak untuk membeberkan cerita yang disampaikan Denada kepada dirinya dan circle kecilnya.
“Statement Denada atau cerita Denada kepada saya dan teman-teman circle kecilnya, ya kami, tidak bisa mengatakannya, tidak bisa mengungkapkannya,” tutur Irfan.
Di akhir klarifikasi, Irfan menegaskan sikapnya yang memilih berada di posisi netral.
Menurutnya, Denada maupun Ressa sama-sama memiliki hak untuk bersuara, sementara kebenaran dari masing-masing pernyataan tidak bisa dipastikan hanya dari potongan narasi yang beredar di media sosial.
“Saya tidak berpihak kepada siapa pun… Saya harus netral,” tegas Irfan Hakim.
Polemik Denada–Ressa sendiri masih menjadi perhatian publik karena terus memantik respons beragam.
Namun Irfan berharap, masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu hanya dari cuplikan video, apalagi menyeret pihak lain yang tidak berkepentingan langsung dalam persoalan tersebut.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1