INSELEB.COM - Nama Hanung Bramantyo sudah tak asing dalam dunia perfilman Indonesia.
Bukan hanya karena karya-karyanya, tetapi juga karena keberaniannya mengangkat isu-isu sensitif yang kerap memancing perdebatan publik.
Keberanian inilah yang pada masa lalu membuat sang istri, Zaskia Adya Mecca, sempat meminta Hanung berhenti sejenak dari proyek-proyeknya itu.
Namun situasi kini berubah.
Untuk film terbarunya Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi, sebuah drama horor berlatar sejarah kelam 1965, Zaskia justru menjadi salah satu pendukung terbesarnya.
Dukungan ini tidak datang begitu saja, melainkan melalui proses panjang diskusi dan kesadaran bersama mengenai pesan penting yang ingin disampaikan lewat film tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (21/11/2025), Hanung menceritakan bahwa ia dan istrinya akhirnya tiba pada pemikiran yang sama.
Bahwa karya tidak hanya harus menghibur, tetapi juga dapat menjadi penyampai pesan bagi publik.
“Kami sama-sama menyadari bahwa ada hal yang memang perlu disampaikan, ada suara yang tidak bisa terus dibiarkan tenggelam,” ujar Hanung.
Ia menambahkan, dukungan Zaskia juga dipengaruhi aktivitasnya yang saat itu tengah vokal membahas sikap Indonesia terhadap konflik Gaza.
Keterlibatan emosional dan kepedulian Zaskia terhadap isu kemanusiaan tersebut membuka ruang dialog baru di antara keduanya.
“Zaskia saat itu juga sangat aktif menyuarakan pandangan tentang Gaza. Dari situ kami akhirnya memahami bahwa diam bukan pilihan,” lanjut Hanung.
Hanung mengakui bahwa ada alasan valid di balik kecemasan sang istri.
Beberapa film sebelumnya seperti Soekarno, Cinta Tapi Beda, dan Tanda Tanya sempat menimbulkan polemik yang menyulitkan dirinya dan keluarga.