Nasib Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Resmi Ditentukan MKD DPR, Keputusan Mengejutkan di Sidang Putusan

M. Nabil Mamnun - Kamis, 06 Nov 2025 - 17:06 WIB
Eko Patrio dan Nafa Urbach Hadapi Sidang MKD Berkaitan dengan Pelanggaran Etik
Eko Patrio dan Nafa Urbach Hadapi Sidang MKD Berkaitan dengan Pelanggaran Etik - Instagram.com/@ekopatriosuper/@nafaurbachfans_
Advertisements

INSELEB.COM - Nama anggota DPR, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya kembali menjadi sorotan publik.

Mereka yang dulunya menjadi publik figur tersebut, menjalani sanksi penonaktifan sementara, usai Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menjatuhkan pelanggaran etik yang mencuat dari insiden aksi joget anggota DPR, .

Keputusan tersebut diumumkan dalam sidang terbuka MKD yang berlangsung pada Rabu, 5 November 2025.

Sidang dilaksanakan setelah rangkaian pemeriksaan panjang terhadap bukti, saksi, hingga keterangan ahli yang dihadirkan dalam persidangan sebelumnya.

Advertisements

Hal tersebut menegaskan bahwa keduanya dianggap kurang sensitif dalam merespons situasi yang tengah menjadi perhatian masyarakat luas.

Dalam putusan yang dibacakan Wakil Ketua MKD, Adang Daradjatun menjelaskan bahwa masing-masing teradu mendapatkan masa sanksi yang berbeda-beda.

Sanksi diberikan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dipertimbangkan selama proses persidangan berlangsung.

Dalam putusannya, MKD menyatakan Nafa Urbach, yang merupakan anggota DPR dari Fraksi NasDem, nonaktif selama 3 bulan terhitung sejak putusan dibacakan.

Advertisements

“Teradu dua, Nafa Indria Urbach, terbukti melanggar kode etik,” ujar anggota MKD, Adang Daradjatun, saat membacakan putusan.

Sanksi serupa juga dijatuhkan kepada Eko Patrio, anggota Fraksi PAN yang dikenal luas sebagai komedian dan presenter, dengan durasi penonaktifan selama 4 bulan.

“Menghukum teradu empat, Eko Hendro Purnomo, nonaktif selama 4 bulan,” lanjut Adang.

Kontroversi ini sebenarnya bermula dari video joget viral yang dikaitkan publik sebagai bentuk selebrasi atas isu kenaikan gaji anggota DPR, meskipun informasi tersebut kemudian terbukti tidak akurat.

Advertisements

Reaksi publik yang keras membuat nama Nafa dan Eko menjadi pusat perbincangan, terutama karena latar belakang mereka sebagai figur publik yang sebelumnya dikenal melalui industri hiburan.

Wakil Ketua MKD, Imran Amin menjelaskan, baik Nafa maupun Eko tidak memiliki niat untuk merendahkan masyarakat.

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Inseleb.com tidak terkait dengan materi konten ini.

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements