INSELEB.COM - Rumah tangga Adly Fairuz dan Angbeen Rishi kini berada dalam sorotan tajam publik.
Hal ini terjadi setelah keduanya menjalani sidang cerai perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis, 6 November 2025.
Kabar ini mencuri perhatian karena pasangan yang menikah pada 2020 tersebut selama ini tampak kompak dan tidak pernah mengumbar konflik di ranah publik.
Konfirmasi sidang pertama ini disampaikan oleh Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Dede Rika Nurhasanah, yang memastikan bahwa proses pemanggilan telah dilakukan sesuai aturan hukum.
"Iya dia sidang perdana (hari ini)," ungkap Dede Rika saat ditemui di kantornya belum lama ini.
Ia juga menegaskan bahwa kedua pihak telah dipanggil secara patut dan memiliki kesempatan untuk hadir langsung di persidangan.
"Dua-duanya sudah dipanggil, hadir atau tidaknya tergantung para pihak," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa apabila salah satu atau keduanya tidak hadir, pengadilan akan mengeluarkan panggilan ulang hingga dua kali sesuai prosedur.
Namun, jika Adly dan Angbeen hadir bersamaan dalam persidangan berikutnya, maka proses mediasi akan otomatis dilakukan untuk mencoba menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
Gugatan cerai ini sendiri diketahui diajukan Angbeen pada 23 Oktober 2025, dan sejak saat itu kabar perpisahan mereka mulai tersebar perlahan di kalangan media hiburan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi terkait penyebab keretakan hubungan mereka, dan pihak pengadilan menolak membahas isi gugatan demi menghormati ranah privat keluarga.
Pernikahan mereka sendiri berlangsung pada 28 Maret 2020, digelar secara sederhana dan tertutup karena masih berada di tengah masa pandemi Covid-19.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putra bernama Ardashir Behrouz Al Barraq, yang lahir pada 1 Januari 2021, dan kerap mencuri perhatian karena parasnya yang menggemaskan.
Netizen kini banyak bertanya-tanya bagaimana keputusan pengasuhan anak dan dampak emosional yang mungkin terjadi setelah proses hukum ini berjalan.