Komentar bernada satir juga bermunculan terkait perluasan semesta Dilan yang seolah tak ada habisnya.
“Bener2 dimilking sampe kering nih IP, next bakal ada apalagi? Dilan 1945, Dilan 2500 SM, Dilan Prasejarah, Dilan in the Multiverse.” tulis akun @MX9*** di kolom komentar.
Meski penuh perdebatan, tak sedikit pula yang melihat langkah ini sebagai gerak berani Falcon. Fase Dilan dewasa dipercaya dapat memperlihatkan konflik emosional yang lebih kompleks.
Film Dilan ITB 1997 sendiri kembali menghadirkan Fajar Bustomi dan Pidi Baiq, duo kreatif di balik kesuksesan triloginya. Proyek ini dijadwalkan rilis pada 2026 di bioskop.
Sampai sekarang, detail mengenai pemeran Milea dan cerita utamanya masih disimpan rapat.
Namun rilis poster saja sudah cukup menjadikannya proyek film lokal yang paling banyak dibicarakan pekan ini.
Publik kini menunggu trailer untuk melihat apakah nuansa baru ini akan membuat penonton jatuh cinta kembali—atau justru membuka babak perdebatan berikutnya.
Yang jelas, nama Dilan tetap magnet yang tak pernah padam.
*)Peserta Magang Kemenaker Batch 1