Bukan Sekadar Adaptasi! Adipati Dolken dan Mawar De Jongh Hadirkan Cinta Kantoran yang Lebih Indonesia

M. Nabil Mamnun - Jumat, 07 Nov 2025 - 13:13 WIB
Gala Premiere Film 'What’s Up with Secretary Kim?' Adaptasi dari Film Korea
Gala Premiere Film 'What’s Up with Secretary Kim?' Adaptasi dari Film Korea - x.com/@MyKoreanDramaID
Advertisements

INSELEB.COM - Ada kalanya kisah cinta hadir dari tempat yang paling tidak terduga, termasuk dari balik meja kerja dan tumpukan laporan kantor.

Itulah yang coba dihadirkan dalam film What’s Up with Secretary Kim?, adaptasi terbaru dari kisah legendaris What’s Wrong with Secretary Kim  kini dikemas dalam nuansa Indonesia yang lebih hangat dan membumi.

Diproduksi oleh Falcon Pictures dan tayang eksklusif di Vidio mulai 8 November 2025.

Film ini menghadirkan Adipati Dolken dan Mawar De Jongh sebagai pasangan utama yang siap membuat penonton tersenyum malu-malu hingga terenyuh.

Advertisements

Menghadirkan alur cinta antara bos perfeksionis dengan sekretaris setianya.

Film ini mengajak penonton mengikuti hubungan yang berkembang penuh kebiasaan kecil, perhatian yang tak terucap, dan rasa yang tumbuh seiring waktu.

Dalam adaptasi ini, Adipati Dolken memerankan Rendra Laksono, wakil presdir yang disiplin dan detail dalam segala hal, namun diam-diam bergantung pada kehadiran sekretarisnya.

Sementara Mawar De Jongh tampil sebagai Kimberly Laksono, sosok profesional yang selama sembilan tahun menjadi tangan kanan sang atasan.

Advertisements

Namun hubungan keduanya mulai berubah ketika Kimberly memutuskan untuk mengundurkan diri demi memberi ruang bagi dirinya untuk hidup lebih mandiri dan menemukan kembali jati diri yang sempat terkubur dalam rutinitas.

Keputusan itu menjadi pukulan bagi Rendra, yang selama ini tidak pernah menyadari bahwa kehadiran Kim bukan hanya penting secara profesional, tetapi juga secara emosional.

Dinamika itulah yang menjadi pusat fokus film ini. Relasi yang tumbuh pelan-pelan, lewat jeda-jeda hening, kecanggungan manis, hingga momen-momen kecil yang menyadarkan bahwa rasa bisa hadir tanpa harus diumumkan.

Bagi Adipati Dolken, proyek ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan karakter bos yang tidak hanya tegas, tetapi juga manusiawi.

Advertisements

“Pasti ada tekanan, karena orang akan membandingkan dengan versi sebelumnya. Tapi kami punya versi yang lebih lokal, lebih Indonesia. Mood-nya dibuat fun, sweet, dan kekeluargaan supaya penonton bisa ikut ngerasain kehangatannya,” jelas Adipati saat wawancara Gala Premiere, 6 November 2025.

Ia menambahkan bahwa karakter Rendra bukan replika dari versi asalnya.

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Inseleb.com tidak terkait dengan materi konten ini.

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements