Bukan sekadar wajah viral, tapi penulis lagu yang tahu bagaimana cara bercerita.
Itu yang membuatnya terasa “real” di tengah industri yang sering kali serba citra.
2. The Marías
The Marías sedang naik daun dengan gaya indie dream-pop yang lembut, sensual, dan punya nuansa film yang mudah membuat pendengar tenggelam.
Vokal María Zardoya yang halus seolah membungkus telinga dengan suasana yang manis tapi misterius.
Album mereka Cinema pernah menyentuh nominasi Grammy untuk Best Engineered Album, bukti bahwa mereka bukan band biasa-biasa saja dalam urusan produksi.
Belum lagi tur global mereka yang banyak berstatus sold out, menunjukkan bahwa fanbase mereka terus tumbuh dan menyebar ke berbagai negara.
Pesona The Marías juga datang dari penggunaan dua bahasa dalam musik, Inggris dan Spanyol, membuat mereka terasa lebih dekat dengan pendengar dari latar budaya manapun.
The Marías tidak datang dengan teriakan, tapi dengan kehalusan yang lama-lama menancap di hati pendengar.
Hal itu justru jadi kekuatan terbesar mereka di Grammy, yaitu elegan, konsisten, dan punya ciri jelas.
3. Olivia Dean