INSELEB.COM - Aurelie Moeremans kembali menjadi pusat perhatian publik setelah pengakuannya dalam buku memoar Broken Strings ramai diperbincangkan di media sosial.
Aktris dan penyanyi ini secara terbuka mengungkap trauma berat akibat hubungan abusif di masa lalu, termasuk pengalaman kekerasan seksual yang meninggalkan luka psikologis mendalam hingga dewasa.
Tak hanya soal hubungan dewasa, unggahan lain yang turut viral menyebutkan bahwa Aurelie ternyata menjadi korban child grooming dan pelecehan sejak usia 15 tahun.
Dalam buku tersebut, ia disebut kerap menerima perlakuan kasar, baik secara verbal maupun fisik, termasuk tindakan merendahkan dan kekerasan yang berdampak panjang pada kesehatan mentalnya.
Disebutkan pula bahwa Aurelie sebenarnya pernah menyinggung pengalaman pahit tersebut melalui akun Facebook pribadinya sekitar tahun 2013.
Namun kala itu, pengakuan tersebut tidak mendapat perhatian luas publik seperti sekarang. Fakta bahwa pelaku masih kerap muncul di layar televisi pun memicu kemarahan dan empati dari warganet.
Kabar ini diunggah pada salah satu akun media sosial X, @infodrakor_id yang kini ramai dibanjiri respon perasaan kecewa, marah, dan sedih.
“Ini luar biasa parahnya. Mulai sekarang kita harus aware sama perilaku-perilaku child grooming yang bisa aja ada di sekitar kita. Kita gabisa lagi menormalisasikan ini. Ini tindak pelecehan. Semoga "bobby" yang masih berkeliaran di luar sana bisa segera ketangkap,” tulis salah satu akun X, @sunshilaangel
Selain itu tak jarang para warganet memberikan rasa belas kasihan kepada Aurelie terkait pengalaman buruk yang pernah dialami.
“Ya ampun mbak itu kamu.Gw gak ngeh nama panjangmu mbak, turut berduka, semoga lukamu sembuh,” tulis salah satu akun X, @soabaemorn.
Dalam memoarnya, Aurelie memilih menuliskan kisah ini tanpa romantisasi. Buku Broken Strings yang digambarkan sebagai upaya penyembuhan pribadi sekaligus peringatan bagi publik mengenai bahaya relasi toxic, grooming, dan kekerasan terhadap anak dan perempuan.
*(Peserta Magang Batch 1