“Kalau melihat video yang beredar itu, dia sedang video call dengan kerabatnya. Jadi bukan dia live secara langsung,” ungkap Rika Aprianti lewat sambungan telepon kepada awak media.
Lebih lanjut, Rika menjelaskan bahwa kegiatan video call tersebut dilakukan melalui fasilitas resmi Rutan, yakni Wartel Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas).
Fasilitas tersebut, kata Rika, memang disediakan untuk para tahanan agar bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka dengan pengawasan ketat petugas.
“Wartelsuspas memungkinkan warga binaan tetap berkomunikasi dengan keluarganya tanpa melanggar aturan, dan tentunya dengan izin serta pengawasan,” tegasnya.
Klarifikasi itu diharapkan bisa menghentikan kesimpangsiuran yang sempat memicu berbagai spekulasi soal pelanggaran aturan tahanan oleh sang aktris kontroversial tersebut.
Meski begitu, perdebatan publik di media sosial belum juga reda karena sebagian penggemar tetap merasa Nikita Mirzani menjadi korban framing pemberitaan.
Kasus ini pun menambah daftar panjang kontroversi yang membayangi Nikita selama menjalani masa penahanannya, sekaligus memperlihatkan betapa kuatnya daya tarik figur publik dalam pusaran opini warganet.
*)Peserta Magang Kemenaker Batch 1