INSELEB.COM - Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) yang rutin digelar setiap tahun akan kembali dilangsungkan di Yogyakarta selama delapan hari, 29 November-6 Desember 2025.
Gelaran JAFF tahun ini terasa istimewa karena tepat dua dekade sejak JAFF pertama di tahun 2006, mengusung tema Transfiguration.
Keistimewaan ini bertambah ketika secara resmi, pihak JAFF mengumumkan total film yang akan ditayangkan selama delapan hari tersebut, yakni 277 film. Jumlah film yang akan ditampilkan tersebut bertambah dari JAFF tahun lalu yang kurang dari 200 film.
Seremoni pembukaan JAFF ke-20 ini akan diadakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan akan menayangkan film musikal klasik karya Garin Nugroho, Opera Jawa dengan format aslinya berupa rol seluloid 35mm.
“Garin Nugroho’s Opera Jawa returns to the big screen in its original 35mm format, a rare chance to experience this modern classic way it was first envisioned,” tulis pihak JAFF dalam caption unggahan Instagramnya.
Sementara, film yang akan menjadi penutup JAFF 2025 ini adalah Suka Duka Tawa yang disutradarai oleh Aco Tenriyagelli.
Melalui akun Instagram pribadi Aco Tenri, ia mengaku terharu atas terpilihnya film Suka Duka Tawa sebagai closing film pada JAFF 2025.
“Akhirnya hari ini secara official sudah diumumkan, film kami @sukadukatawafilm dipilih menjadi closing film. Belum juga diputar rasanya sudah sangat bersyukur bisa tumbuh di ruang yang sangat baik dan sehat ini,” tulis Aco.
Sutradara lulusan Institut Kesenian Jakarta ini juga mengenang perjalanannya tumbuh bersama JAFF.
“Agak surreal melihat balik perjalanan tumbuh bersama JAFF, pertama kali datang dan masuk seleksi JAFF melalui film pendek “We Have No Idea” (2018) yang kami bikin secara gerilya iseng-iseng,” kenangnya.
Film Indonesia lainnya yang akan ditayangkan dalam JAFF 2025 di antaranya adalah Something in the Way, Jumbo, Lupa Daratan, Linda Linda Linda, Madame X, Pangku, Tinggal Meninggal, dan masih banyak lainnya.
Sejak diumumkannya lineup programs dan schedule screening untuk JAFF 2025 mendatang ini, sinefil menunjukkan antusiasme terhadap film ini dengan berkomentar dan membuat cuitan tentang film-film yang menarik untuk ditonton.
“Inceranku cuma 1 layar semua, ga kebayang war nya,” tulis salah satu pengguna Instagram, @deei***.
*Peserta Magang Kemnaker Batch 1.