Ariel Tatum mengaku bahwa sejak usia 21 tahun, ia mulai memperhatikan asupan makanan untuk dirinya.
Ia mengatur pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan organik, rutin yoga, menghindari gula dan karbohidrat, serta istirahat yang cukup.
Sebelumnya, Ariel Tatum sempat mengalami eating disorder dan itu berpengaruh pada kesehatan mental Ariel Tatum.
Karenanya, Ariel mulai menjalani diet dengan memperhatikan kandungan nutrisi.
Untuk tetap menjaga badan idealnya itu, ia menerapkan defisit kalori didampingi oleh ahli gizi dan ia juga mencoba beberapa slimming treatment.
Walaupun ia sedang menjalankan defisit kalori, Ariel mengaku tetap mengonsumsi gorengan, coklat, dan berbagai macam makanan lainnya yang biasanya dihindari ketika diet.
"Seperti yang tadi gue bilang, semua dilakukan secara sadar dan tidak berlebihan," ungkapnya.
break
Diketahui, dirinya disarankan untuk mengonsumsi 1.000 kcal perhari ketika melakukan defisit kalori.
Terdiri dari 60 gram protein, 100 gram karbohidrat, dan 40 gram lemak (berdasarkan gizi).
Untuk kebutuhan karbohidrat, dirinya menggantinya dengan kentang.
Karena, kalori yang terkandung dalam kentang lebih rendang ketimbang nasi.
Selain itu, kentang juga lebih rendah gula daripada nasi putih, sehingga lebih sehat dan sangat direkomendasikan untuk menjadi menu diet sebagai pengganti nasi putih.