Sementara itu, akun @raj*** ikut menyindir, "trima ksih semua yg masi mau membrikan dukungan, prtanyaan nya siapa yg dukung?," tulisnya.
Komentar serupa juga datang dari akun @hey*** yang menilai klarifikasi Jule tidak tulus, "klarifikasinya lebih ke takut ga dipercaya brand2 dan kehilangan endorsan gak sih," tulisnya.
Tak berhenti di situ, akun @azpi*** menambahkan, "lanjut cencel culture yaa gess, karena dia klarifikasi bukan karena ngerasa bersalah sama suami dan anak2nya, karena takut pundi2 uangnya hilang," tulisnya.
Sejumlah warganet lainnya pun menyatakan bahwa permintaan maaf Jule terkesan formalita.
Semata dan terlalu menonjolkan aspek profesional dibandingkan sisi emosional terhadap keluarga.
Kasus ini menunjukkan bahwa klarifikasi publik di era media sosial sering kali justru menjadi bumerang.
Alih-alih menenangkan situasi, ungkapan maaf yang dianggap 'kurang tulus' bisa memperpanjang gelombang kritik dan memperburuk citra pelaku di mata publik.