Setelah menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan intimidasi di dunia hiburan.
Berawal dari konflik pribadi hingga melebar ke ruang digital.
Fenomena fanbase yang berubah jadi ajang perundungan juga menjadi perhatian.
Mengingat dampaknya bisa merugikan reputasi hingga keselamatan seseorang.
Selain itu, tudingan penyebaran data pribadi turut menyoroti pentingnya perlindungan privasi publik figur di era digital.
Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) bisa menjadi dasar hukum bagi korban yang merasa dirugikan oleh tindakan serupa.
Meski sudah memenuhi panggilan polisi, belum ada pernyataan resmi.
Dari pihak penyidik terkait hasil pemeriksaan DJ Panda.
Publik kini menunggu bagaimana kelanjutan kasus yang menyeret dua figur populer ini.
Kasus DJ Panda dan Erika Carlina menjadi pengingat bahwa perbedaan pendapat atau konflik personal.
Di dunia hiburan bisa berujung panjang ketika melibatkan media sosial dan fanbase.