Melodi dan potongan lirik yang catchy membuat orang mudah mengingatnya.
Akibatnya, meski belum resmi dirilis, banyak yang sudah bisa menyanyikan sebagian lagunya.
Dari situ, tren cover, duet, hingga parodi bermunculan di berbagai platform.
Lagu ini pun semakin sering menghiasi feed media sosial.
Fenomena viral sebelum rilis ini punya beberapa alasan kuat.
Pertama, media sosial memiliki efek organik yang luar biasa.
Satu video sederhana bisa mendorong lahirnya banyak konten serupa.
Kedua, rasa penasaran publik semakin besar karena yang beredar hanya potongan lagu.
Orang menunggu versi lengkapnya dengan antusias.
Ketiga, muncul fandom spontan.
Para penggemar mendesak agar versi studio segera dirilis dan siap mempopulerkannya lebih luas lagi.
Antusiasme warganet terlihat jelas di kolom komentar.
Seperti apa yang ditulis akun @Rinayuliantioxxx di platform X. “lagu pertama yang belum rilis tp udah nempel dikepala," tulisnya.