Inseleb.com – Kali ini kita akan mengulik Sinopsis Demolition Man tentang seorang pembunuh,yang telah dibekukan sejak tahun 1996. Setelah bebas bersyarat, ia memasuki sebuah masyarakat bebas kriminal, dan mulai menebar pembunuhan dimana-mana.
Dengan membaca Sinopsis Demolition Man dari film ini, akan mengurangkan sedikit rasa penasaran kalian dan tergambar bagaimana inti alur dari cerita film.
Kalian patut menyimak Sinopsis Demolition Man yang akan tayang Besok pukul 21.00 WIB, 15 September 2023 di Bioskop Trans TV.
Demolition Man adalah film aksi fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 1993 yang disutradarai oleh Marco Brambilla. Ceritanya berlangsung di masa depan tahun 2032, di mana Amerika Serikat telah mengalami transformasi sosial dan hukum yang dramatis.
Kriminalitas hampir dihapuskan, tetapi masyarakat juga kehilangan banyak kebebasan dan spontanitas mereka. Film ini dibintangi oleh Sylvester Stallone, Wesley Snipes, dan Sandra Bullock dalam peran utamanya.
Film ini mengikuti cerita Detektif John Spartan diperankan oleh Sylvester Stallone, yang dikenal sebagai "demolition man" karena pendekatannya yang keras terhadap penjahat.
Dia berhasil menangkap penjahat berbahaya Simon Phoenix diperankan oleh Wesley Snipes, tetapi dalam prosesnya, sebuah gedung perumahan diledakkan, mengakibatkan beberapa kematian warga sipil.
Spartan dihukum dan dipenjara bersama dengan Phoenix dalam cryo-prison, di mana mereka dibekukan.
Pada tahun 2032, Phoenix tiba-tiba dibebaskan oleh penjahat sains yang korup dan mulai menyebabkan kekacauan di kota Los Angeles yang sangat berbeda dari masa lalu.
Los Angeles saat ini diperintah oleh seorang walikota otoriter yang berusaha mempertahankan perdamaian dengan ketat.
break
Letnan Lenina Huxley diperankan oleh Sandra Bullock, seorang anggota polisi yang tidak terbiasa dengan kekerasan dan kejahatan, meminta bantuan Spartan untuk menghentikan Phoenix.
Spartan harus beradaptasi dengan dunia baru yang penuh dengan peraturan ketat dan teknologi canggih.
Pertarungan antara Spartan dan Phoenix menjadi pusat cerita, sementara film juga mengeksplorasi tema-tema seperti moralitas, perkembangan teknologi, dan perbedaan antara masa depan yang tampak sempurna dengan dunia yang lebih keras.