Disebut pula ada institusi finansial yang menghapus materi bergambar Cha Eun Woo dari kanal promosi, menggambarkan betapa sensitifnya industri iklan ketika sebuah isu masih berada pada tahap pemberitaan dan klarifikasi.
Channel News Asia menyoroti bahwa langkah “menyembunyikan” materi promosi terjadi ketika isu masih berkembang, sehingga keputusan brand lebih terbaca sebagai upaya mitigasi risiko ketimbang kesimpulan atas benar atau salahnya tuduhan.
Di sisi publik, ada yang memilih menunggu penjelasan resmi dan proses hukum, tetapi ada pula yang langsung berspekulasi di media sosial, yang kemudian mendorong pembahasan makin panas karena menyangkut figur populer lintas K-pop dan K-drama.
Dengan demikian, Cha Eun Woo tengah menghadapi isu penilaian pajak tambahan yang sedang diperdebatkan, Fantagio menyatakan akan menjelaskan melalui prosedur hukum, sementara sejumlah brand memilih bersikap hati-hati dengan menahan materi promosi hingga situasi lebih jelas.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1