INSELEB.COM – Nama Cha Eun Woo kembali jadi sorotan setelah beredar pemberitaan bahwa ia mendapat pemberitahuan penagihan pajak tambahan dengan nilai besar.
Perkembangan ini memicu reaksi berlapis, mulai dari pernyataan resmi agensi hingga gerak cepat sejumlah brand yang memilih mengambil jarak.
Cha Eun Woo dikaitkan dengan penilaian pajak tambahan yang disebut melampaui 20 miliar won.
Nominal ini ramai dibicarakan karena termasuk kategori sangat besar untuk figur publik.
Pemeriksaan disebut terkait struktur penghasilan dan dugaan penggunaan perusahaan yang terdaftar atas nama ibunya, sehingga memunculkan perdebatan apakah perusahaan tersebut dipandang sebagai entitas yang sah secara perpajakan atau justru dipermasalahkan oleh otoritas pajak.
Di tengah ramainya pemberitaan, Fantagio selaku agensi Cha Eun Woo merilis pernyataan yang menekankan inti persoalan berada pada aspek penafsiran dan penerapan aturan, bukan pada narasi yang sudah terlanjur melebar di ruang publik.
Fantagio menjelaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur resmi untuk menyampaikan penjelasan.
“Kami berencana menjelaskan posisi kami secara menyeluruh mengenai bagaimana hukum seharusnya ditafsirkan dan diterapkan, dengan mengikuti seluruh prosedur hukum yang semestinya,” demikian pernyataan Fantagio.
Agensi juga menyampaikan sikap Cha Eun Woo terkait kewajiban sebagai warga negara.
“Cha Eun Woo akan tetap memenuhi pelaporan pajak dan kewajiban hukumnya dengan sungguh-sungguh sebagai warga negara yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Nada serupa juga muncul dalam pemberitaan lain yang memuat penegasan Fantagio bahwa mereka akan bekerja sama untuk mengklarifikasi duduk perkara.
Saat agensi mencoba menahan isu agar tidak berkembang liar, dampak paling cepat justru terlihat pada ranah komersial.
Sejumlah brand dikabarkan langsung mengevaluasi materi promosi yang menampilkan Cha Eun Woo dan mengambil langkah pengamanan reputasi.
Brand skincare Abib mengubah video promosi yang menampilkan Cha Eun Woo menjadi mode private, sehingga tidak dapat diputar oleh publik.