“Gapapa. Everything is gonna be okeee,” balas Keanu.
Sejumlah media kemudian menjelaskan bahwa kolonoskopi merupakan prosedur pemeriksaan usus besar menggunakan alat berupa selang lentur berkamera untuk membantu dokter melihat kondisi bagian dalam kolon dan rektum.
Namun, hingga berita ini ditulis, prosedur tersebut disebut belum sempat dijalani. Informasi yang beredar menempatkan rencana kolonoskopi sebagai bagian dari upaya pemeriksaan atas keluhan yang Lula rasakan, bukan sebagai kesimpulan atas penyebab kematian.
Sementara itu, duka keluarga berlanjut ke prosesi pemakaman. Liputan media menyebut Lula dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026), dengan suasana haru menyertai prosesi penurunan jenazah ke liang lahat.
Rangkaian informasi mengenai keluhan kesehatan Lula yang sempat ia bagikan membuat publik menaruh simpati sekaligus merenungkan pentingnya perhatian pada gejala yang berulang.
Di sisi lain, aparat menegaskan bahwa kepastian mengenai penyebab kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan yang berjalan.
Dengan demikian, cerita tentang sakit yang pernah disampaikan Lula di media sosial dan percakapan mengenai rencana kolonoskopi saat ini lebih tepat dipandang sebagai bagian dari konteks kondisi kesehatannya dalam beberapa waktu terakhir.
Sementara kesimpulan medis resmi masih menunggu proses yang ditangani pihak berwenang.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1