"Sekali lagi, izinkan saya mohon maaf sebesar-besarnya demi akhirat lahir batin. Semoga saya mendapatkan maaf dari semua keluarga besar, saudara-saudara kita, dan warga keturunan Sunda di mana pun berada." lanjutnya.
Dibalik itu, meski sudah meminta maaf, tanggapan warganet cenderung negatif.
Banyak yang menolak memaafkan pernyataan Resbob dan menegaskan bahwa ucapan yang menyinggung identitas suku tetap menjadi isu sensitif yang membutuhkan tanggung jawab penuh.
Beberapa komentar warganet yang viral menuntut Resbob untuk dihukum secara adat.
“TIDAK ADA KATA MAAF, HARUS HUKUM ADAT” tegas akun @tam***.
Komentar lain mengungkapkan bahwa penolakan tegas atas permintaan maaf tersebut.
“MAAF SAYA SEBAGAI ORANG SUNDA, MENOLAK PERMINTAAN MAAF ANDA, STOP MENORMALISASI SEPERTI INI TIDAK AKAN ADA EFEK JERA BAGI ORANG INI JIKA DI MAAFKAN!" tulis akun @rvn***.
Selain protes warganet, laporan hukum terhadap Resbob juga telah diajukan oleh komunitas Viking Persib Club ke Polda Jawa Barat terkait dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suku Sunda serta suporter.
Ucapan kontroversial Resbob terhadap suku Sunda dan fans Persib Bandung memicu protes luas.
Meski ia telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf, respons publik tetap menuntut tanggung jawab penuh.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1