Justru kesederhanaan inilah yang menjadi pesan inti, bahwa kepedulian tidak harus menunggu perayaan besar.
“Bencana datang begitu sering, tapi hanya sedikit dari kita yang benar-benar mau memuliakan hidup dengan peduli,” lanjut Is.
Advertisements
Melalui konser ini, Is berharap lahir gerakan-gerakan lanjutan yang lebih berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa bantuan kemanusiaan tidak boleh berhenti pada satu kegiatan saja.
Konser Bersama Untuk Sumatra pun menjadi bukti bahwa dari panggung sederhana, suara solidaritas bisa bergema luas.
Lewat musik, para pelaku seni berusaha menjadi jembatan yang memperkuat empati publik dan mengingatkan bahwa kepedulian adalah bahasa universal.
Advertisements
*Peserta Magang Kemnaker Batch 1