Sementara itu, Inara sendiri memberikan respons melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan, “Tidak semua pertanyaan perlu dijawab dengan kata… maka aku memilih sujud, bukan gaduh.”
Unggahan itu dibagikan tak lama setelah laporan mengenai dirinya ramai diberitakan.
Kolom komentar pada unggahan Inara juga terlihat dinonaktifkan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis perkembangan baru terkait proses pemeriksaan laporan.
Status Inara masih sebagai terlapor dan belum ada informasi mengenai penetapan tersangka dalam perkara ini.
Proses klarifikasi dari para pihak masih menunggu tahapan penyelidikan lanjutan.
Dari pihak pelapor, Wardatina menegaskan bahwa laporan yang diajukan telah disesuaikan dengan bukti yang ia pegang.
Ia menyatakan siap menghadirkan seluruh bukti tersebut bila dibutuhkan dalam proses penyelidikan.
“Bukti lengkapnya sudah ada, nanti kita serahkan kalau memang diperlukan,” ujarnya.
Sementara pihak Inara melalui manajemen menuturkan bahwa mereka belum menerima permintaan klarifikasi resmi dari penyidik.
Karina menegaskan bahwa komunikasi dengan tim hukum masih berlangsung.
“Belum ada permintaan resmi, kita masih menunggu prosesnya,” kata Karina.