INSELEB.COM – Setelah menyepi dari gemerlap dunia musik, Gino Ivander kembali dengan single solo terbaru berjudul Takkan Terhenti, dan keputusan ini membawa warna baru sekaligus nostalgia bagi penggemarnya.
Gino, yang pernah dikenal sebagai vokalis Band Famous, kini lebih dewasa menyajikan karya yang tidak hanya personal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh musisi idolanya seperti Richard Marx, John Mayer, hingga sang legenda musik Indonesia, Chrisye.
Menurut Gino, 'Takkan Terhenti' bercerita tentang cinta yang tak mudah luntur melalui segala ujian jarak, waktu, kebahagiaan maupun kesulitan.
Liriknya menggambarkan harapan bahwa cinta bisa terus tumbuh hingga masa keemasan; bahwa komitmen bukanlah sesuatu yang bisa dipatahkan hanya karena cobaan.
Sebagai penyanyi solo, Gino mengaku ini adalah momen penting baginya.
Ia telah menciptakan sejumlah lagu yang diproduksi secara mandiri, dan kali ini ia memilih merilis single dengan sentuhan matang.
Menurut Tabloid Bintang, rilisan ini adalah bagian dari strategi Gino untuk kembali menancapkan jejaknya di industri musik Tanah Air.
Salah satu yang paling menarik dari pernyataan Gino adalah pengakuannya bahwa inspirasi bermusik datang dari musisi-musika besar yang selama ini ia kagumi.
Richard Marx, musisi pop-rock dari Amerika Serikat, disebut sebagai salah satu referensi utamanya.
Gaya melodi pop romantis dan lirik emosional Marx sangat membekas di benak Gino, dan tampak tercermin dalam warna musik 'Takkan Terhenti.'
Selain Marx, Gino juga menyebut John Mayer dan Daughtry sebagai pengaruh penting.
Namun yang paling spesial adalah sosok Chrisye, legenda musik Indonesia yang dikenal dengan suara lembut dan lirik puitis.
Gino menyatakan bahwa Chrisye adalah simbol keabadian musik Indonesia baginya sosok yang karyanya tetap relevan dan menginspirasi generasi banyak musisi.
Kembalinya Gino dengan 'Takkan Terhenti' disambut hangat oleh sebagian besar penggemar.