“Saya belajar Iqro lagi dari awal,” ungkap Arya blak-blakan.
Ia mengaku merasa perlu mengulang pelajaran membaca huruf Arab.
Agar bisa memerankan sosok ustaz dengan baik dan tidak sekadar akting.
Arya juga mengakui bahwa beban peran kali ini cukup besar.
Pasalnya, Munafik merupakan film adaptasi dari produksi Malaysia yang dikenal dengan standar tinggi.
Terutama dalam penyajian karakter religius.
“Standar bacaan dan karakternya tinggi banget, jadi saya harus benar-benar siap,” tuturnya.
Transformasi Arya Saloka dari sosok pemeran sinetron romantis.
Menjadi tokoh ustaz di layar lebar menunjukkan dedikasi dan kesungguhannya sebagai seorang aktor.
Ia tidak hanya mengubah penampilan, tetapi juga memperdalam pengetahuan agama demi memberikan hasil maksimal di film yang akan segera tayang itu.