Dwi Andhika Tak Sangka Nyeri di Paha Jadi Petaka, Dokter Langsung Lakukan Operasi!

Desi Elvayana - Senin, 27 Okt 2025 - 20:11 WIB
Dwi Andhika masih dalam masa pemulihan usai menjalani operasi akibat infeksi jaringan lunak di paha kanannya.
Dwi Andhika masih dalam masa pemulihan usai menjalani operasi akibat infeksi jaringan lunak di paha kanannya. - Instagram/@dwiandhika3486
Advertisements

INSELEB.COM - Kabar kurang menyenangkan datang dari presenter dan aktor Dwi Andhika

Setelah sempat terserang tifus dengan suhu tubuh mencapai 40 derajat.

Kondisi kesehatannya ternyata berlanjut ke masalah yang lebih serius. 

Ia harus menjalani operasi akibat infeksi jaringan lunak di paha kanan.

Advertisements


Kabar ini dibagikan langsung oleh Dwi Andhika melalui kanal YouTube pribadinya. 

Diperkuat juga lewat keterangan sejumlah media hiburan pada Senin, 27/10/2025. 

Dalam penjelasannya, Andhika mengaku awalnya hanya merasa pegal dan nyeri di paha.

Namun, tak lama kemudian muncul pembengkakan yang semakin parah hingga membuatnya kesulitan berjalan.

Advertisements

“Awalnya dikira cuma otot ketarik karena kecapekan, ternyata setelah dicek ada infeksi di jaringan lunak dan sudah membentuk abses,” ungkap Andhika dalam vidio youtube tersebut.


Operasi pun dilakukan selama dua jam di salah satu rumah sakit di Jakarta. 

Ia menjalani perawatan intens selama delapan hari dengan pemasangan selang untuk mengeluarkan darah kotor dan nanah dari area luka.
 
Sekarang sudah lebih baik, tapi energi belum sepenuhnya kembali. Aku masih fokus pemulihan,” lanjutnya.

Menurut penelusuran, infeksi jaringan lunak seperti yang dialami Dwi Andhika termasuk kondisi medis serius. 

Advertisements

dikarena letaknya dekat dengan kelenjar getah bening dan saraf. 

Jika tidak segera ditangani, risiko penyebaran bakteri bisa berakibat fatal.

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Inseleb.com tidak terkait dengan materi konten ini.

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements