Ia harus menampilkan sisi emosional yang dalam tanpa kehilangan kendali atas ekspresi dan gestur tubuh.
Dukungan Angga selama proses syuting membuatnya mampu menghidupkan karakter Dara dengan kuat.
“Kerja bareng Angga itu enak, karena dia bisa menjaga ritme energi saat adegan-adegan berat," ujarnya.
"Kami banyak latihan bareng, baca naskah bareng, dan diskusi soal emosi setiap adegan,” jelasnya.
Film Dopamin kini menjadi salah satu proyek yang paling berkesan bagi keduanya.
Baik Shenina maupun Angga sama-sama mengaku mendapat pengalaman berharga dari proses produksi film tersebut.
Bagi Shenina, proyek ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga perjalanan emosional yang membuatnya semakin matang sebagai seorang aktris.
“Saya belajar banyak dari film ini, terutama soal bagaimana memahami diri sendiri lewat karakter yang dimainkan,” tuturnya.