Tidak Untuk Tujuan Komersil, Ternyata Ini Alasan Tantri Rilis Single Religi Candu Dalam Rindu

Redaksi - Jumat, 10 Mar 2023 - 02:07 WIB
Tidak bertujuan komersil, Tantri rilis single religi Candu Dalam Rindu.
Tidak bertujuan komersil, Tantri rilis single religi Candu Dalam Rindu. - Instagram/@tantrisyalindri
Advertisements

Lirik lagu ini ditulis oleh Ustazah Muna Almunawwar kemudian digubah oleh Risna Ories, seorang produser musik dan pencipta lagu yang juga sering berkolaborasi dengan banyak artis papan atas seperti Syahrini, Afgan, Maudy Ayunda, Ressa Herlambang dan lain-lain.

Diketahui Tantri Kotak tak mau menerima sepeser pun hasil digital dari perilisan single religi ini.

Advertisements

Ia ingin penampilannya di single tersebut menjadi simbol dan amalan Jariyah untuk dirinya sendiri.

Awalnya, Tantri Kotak ditolak izinnya karena hanya mengutarakan niatnya untuk memulai proyek religinya sendiri di luar grup.

Tantri Kotak baru mendapat restu dari staf grup setelah menyatakan bahwa proyek religi yang ia persiapkan tidak untuk tujuan komersial.

Ia ingin menebar kebaikan dengan single religi pertama ini.

Advertisements

Tidak hanya melalui pesan lagunya, tetapi juga melalui manfaat yang diterima dan Tantri menolak menerima royalti.

break

Diakui Tantri, menyanyikan lagu religi memiliki beban tersendiri.

Terutama agar pesan dari lagu tersebut sampai ke orang-orang yang mendengarkan.

Advertisements

Tantri percaya bahwa langkahnya untuk berbagi kebaikan melalui proyek lagu religi akan berdampak positif bagi bandnya.

Kini, per 22 Februari 2023, Kita bisa mendengarkan lantunan lagu religi yang baru di rilis Rantri melalui berbagai platform digital seperti Spotify hingga YouTube. (Tiara Reza Rahmawati)

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Inseleb.com tidak terkait dengan materi konten ini.

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements