2. Tantangan Pemain Hello Ghost
Para aktor Hello Ghost mengaku menghadapi tantangan besar selama proses pembuatan Hello Ghost.
Dimulai dari Onadio Leonardo yang harus memahami naskah selama dua bulan, menginterpretasikan empat karakter berbeda dan sulit menangis.
Tantangan Onadi bukan hanya memerankan karakter seorang anak, ibu, ayah, dan kakek sekaligus.
Namun, Onad juga harus rela menghilangkan janggut dan kumisnya agar sesuai dengan karakter yang dimainkannya.
Seperti pemain lainnya, Tora Sudiro mengaku aktingnya cukup sulit karena dialognya cukup banyak.
Dibandingkan dengan Enzy yang sedikit berdialog tetapi harus bisa memahami karakter melalui ekspresi wajah dan bahasa tubuh.
3. Jauhi Onad Untuk Pedalaman Karakter
Selama pembuatan film Enzy Storia, para pemeran dan kru mengaku menjauhkan Onadio agar iabisa fokus dengan baik.
Cara ini terbukti cukup ampuh bagi Onad karena ia dikenal hobi bergurau.
Tetapi, setelah diberi kepercayaan, Onadio Leonardo jauh lebih serius dan fokus untuk menampilkan yang terbaik.
4. Chemistry Para Hantu Berhasil Dibangun Sempurna
Chemistry Hello Ghost versi Indonesia dibangun dengan sempurna berkat perjumpaan yang berulang-ulang dengan selera humor yang sama.