Ucapan Jungkook BTS Picu Pro Kontra, Tegas atau Justru Dinilai Arogan?

M. Nabil Mamnun - Jumat, 10 Apr 2026 - 13:39 WIB
Jungkook BTS kembali jadi sorotan usai pernyataan di live Weverse
Jungkook BTS kembali jadi sorotan usai pernyataan di live Weverse - instagram/@mnijungkook
Advertisements

INSELEB.COM - Nama Jungkook kembali ramai diperbincangkan setelah pernyataannya dalam siaran langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar global.

Momen tersebut terjadi saat member BTS itu melakukan live di platform Weverse pada 7 April 2026.

Dalam sesi interaksi tersebut, Jungkook terlihat menanggapi berbagai komentar dari penggemar.

Namun, perhatian publik tertuju pada responsnya ketika membahas komentar berbahasa Inggris yang membanjiri kolom chat.

Advertisements

Ia secara terbuka mengakui keterbatasannya dalam berbahasa Inggris dan menjelaskan bahwa dirinya lebih nyaman membaca pesan dalam bahasa Korea.

Pernyataan itu kemudian berkembang menjadi polemik setelah ia menyarankan penggemar untuk menggunakan bahasa Korea.

“Saya tidak pandai berbahasa Inggris, jadi saya hanya membaca yang dalam bahasa Korea. Saya jarang melihat yang dalam bahasa Inggris… jadi gunakan bahasa Korea saja,” katanya.

Ucapan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu reaksi beragam.

Advertisements

Sebagian penggemar menilai pernyataan itu sebagai bentuk kejujuran sekaligus batasan yang wajar dari seorang idol yang berinteraksi secara langsung dengan jutaan fans.

Namun di sisi lain, tidak sedikit netizen internasional yang menganggap pernyataan tersebut kurang sensitif terhadap penggemar global.

Mereka menilai, sebagai artis dengan basis penggemar internasional yang besar, komunikasi lintas bahasa seharusnya menjadi perhatian.

Perdebatan semakin meluas ketika beberapa komentar di platform X membandingkan respons Jungkook dengan standar yang mungkin diterima idol lain.

Advertisements

Ada pula yang menyoroti bahwa BTS sebelumnya merilis sejumlah lagu berbahasa Inggris, termasuk proyek solo Jungkook yang bertajuk GOLDEN.

Hal ini memunculkan anggapan kontradiktif dari sebagian netizen, yang mempertanyakan mengapa penggemar diminta menyesuaikan diri, sementara karya musik mereka justru menyasar pasar global.

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements
Konten dibawah ini adalah iklan platform MGID. Inseleb.com tidak terkait dengan materi konten ini.

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements