INSELEB.COM - Ajang Grammy Awards ke 68 yang digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, pada Minggu 1 Februari 2026 menyisakan satu nama yang terus jadi bahan obrolan, yaitu Rosé.
Idol BLACKPINK yang kini melaju sebagai solois itu tampil di panggung Grammy dan membawakan APT bersama Bruno Mars.
Sebuah momen yang langsung memicu euforia di media sosial karena energinya dianggap sukses mengangkat suasana sejak awal acara.
Sejak diumumkan masuk daftar performer, penampilan Rosé memang sudah ditunggu.
Namun yang terjadi di malam itu terasa lebih besar dari sekadar tampil. Bruno Mars memperkenalkan Rosé tepat sebelum lagu dimulai.
“Para tamu, mari kita sambut... Rose,” ujar Mars.
Setelah itu APT dibawakan dengan sentuhan yang lebih pesta, sehingga atmosfer arena disebut berubah jadi lebih meriah.
Panggung ini juga terasa spesial karena APT mengantar Rosé dan Bruno Mars masuk tiga nominasi sekaligus, yaitu Record of the Year, Song of the Year, dan Best Pop Duo/Group Performance.
Bagi Rosé, nominasi di dua kategori utama itu ikut dibaca sebagai tonggak baru karena jarang sekali karya dari musisi Asia menembus area paling prestisius Grammy.
Walau begitu, perjalanan APT di Grammy 2026 tidak sepenuhnya mulus.
Untuk Best Pop Duo/Group Performance, kemenangan jatuh kepada Cynthia Erivo dan Ariana Grande lewat Defying Gravity yang diumumkan pada premiere ceremony.
Di tengah kabar itu, sorotan terhadap Rosé tetap kencang karena banyak penonton menilai pencapaian utama Rosé.
Bukan cuma soal menang atau kalah, melainkan berhasil membawa karya kolaborasinya masuk pembicaraan publik Grammy secara luas, dari nominasi sampai penampilan panggung.
Rosé terlihat emosional setelah turun panggung dan menyampaikan reaksi singkat. “Saya merinding sekarang,” ungkap Rosé.