INSELEB.COM - Maia Estianty melontarkan catatan tajam untuk penampilan Praditya di panggung Live Showcase Indonesian Idol Season XIV.
Pada penayangan Selasa malam, 20 Januari 2026, Praditya tampil membawakan lagu “Tapi Tahukah Kamu” dengan warna vokal yang khas dan penghayatan yang cukup terasa.
Namun, menurut Maia, performanya masih belum konsisten jika dibandingkan kontestan lain yang tampil di fase live.
Maia menilai Praditya perlu memperkuat tenaga vokal dan menjaga akurasi nada agar karakter suaranya tidak “pecah” di beberapa bagian.
Ia juga menyinggung adanya momen ketika intonasi Praditya terdengar kurang rapi, sehingga keseluruhan penampilan terasa naik-turun.
“Harus punya power, ada yang enak ada yang melencong. Kurang stabil. Kamu punya potensi, cuma kestabilan kamu dalam bernyanyi harus dipelajari,” kata Maia.
Meski mendapat kritik soal kestabilan, Praditya tidak pulang dengan komentar negatif sepenuhnya.
Bunga Citra Lestari (BCL) disebut tetap memberikan respons positif terhadap sisi panggung Praditya terutama terkait ekspresi dan cara ia menyampaikan lagu.
Pujian itu membuat penampilan Praditya terlihat sebagai performa yang masih punya “modal” kuat, tinggal dipoles pada aspek teknis agar lebih solid saat memasuki babak-babak berikutnya.
Live Showcase sendiri menjadi fase krusial karena penampilan kontestan tidak hanya dinilai oleh para juri, tetapi juga ditentukan oleh dukungan penonton melalui sistem voting.
Artinya, selain teknis bernyanyi, konsistensi dari pekan ke pekan dan kemampuan membangun koneksi dengan pemirsa akan ikut menentukan siapa yang bertahan.
Pada malam Live Showcase 20 Januari 2026, ada sembilan kontestan yang tampil, termasuk Praditya, sehingga persaingan semakin ketat dan sorotan terhadap setiap detail penampilan pun makin besar.
Dengan masukan dari Maia dan apresiasi dari BCL, penampilan Praditya di panggung ini menjadi semacam pengingat: karakter vokal saja tidak cukup untuk bertahan di fase live.
Di titik ini, hal-hal kecil seperti kontrol napas, power, hingga stabilitas nada justru bisa menjadi pembeda antara “menarik” dan “siap naik kelas”.