RADARLAMPUNG.CO.ID - BLACKPINK kembali menjadi pusat perhatian industri hiburan Korea Selatan.
Grup global dari YG Entertainment ini dikabarkan akan memasuki fase penting terkait kelanjutan kontrak mereka, yang diprediksi mulai dibahas pada tahun 2026.
Informasi tersebut muncul seiring status kontrak grup yang memang berbeda antara aktivitas grup dan kegiatan solo para member.
Sejak Desember 2023, BLACKPINK diketahui hanya memperpanjang kontrak untuk aktivitas grup bersama YG Entertainment.
Sementara itu, keempat member tetap memegang kendali penuh atas karier individu mereka, baik di bidang musik, fashion, maupun proyek global lainnya.
Skema kontrak ini membuat banyak pihak menantikan bagaimana arah kerja sama mereka ke depannya.
Biasanya, kontrak perpanjangan grup K-pop berlangsung selama tiga tahun. Dengan pola tersebut, pembicaraan lanjutan antara BLACKPINK dan YG Entertainment diperkirakan akan kembali mengemuka pada paruh kedua 2026.
Hal ini pun memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan perubahan strategi, baik dari sisi manajemen maupun konsep aktivitas grup.
Kabar ini diunggah melalui salah satu akun media sosial X, @Kingtherealfii yang cukup membuat para warganet heboh.
Dalam unggahan tersebut banyak sekali opini baru dari para penggemar BLACKPINK.
“Secara kebetulan, tur dan mini-albumnya sama-sama berjudul Deadline. Saya punya firasat sesuatu yang baru akan datang setelah ini,” tulis salah satu akun media sosial X,@Mari56711117***.
Bahkan tak jarang para penggemar memberi saran untuk tinggalan YG Entertainment.
“Semoga mereka tidak memperbarui kontrak, karya solo mereka berada di level yang lebih tinggi daripada single yang diberikan YG kepada mereka dan (walaupun dengan nama lain) mereka dapat melanjutkan tanpa YG dengan mudah,” tulis salah satu akun media sosial X, @MAX23104***.
Momentum ini semakin spesial karena 2026 menjadi tonggak satu dekade BLACKPINKsejak debut pada Agustus 2016.