INSELEB.COM – Platform video terbesar dunia, YouTube, dikabarkan akan menarik diri dari perhitungan tangga lagu Billboard mulai tahun 2026.
Keputusan ini diambil karena YouTube menilai formula penilaian Billboard sudah tidak relevan dengan ekosistem streaming saat ini.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun hiburan internasional Pop Crave (@PopCrave), yang menyebut YouTube mengkritik metode Billboard karena memberikan bobot lebih besar pada streaming berbayar dibandingkan streaming yang didukung iklan.
Langkah ini menjadi sorotan besar di industri musik global, mengingat YouTube selama bertahun-tahun menjadi salah satu kontributor utama dalam popularitas lagu, terutama melalui music video yang ditonton miliaran kali.
Bagi YouTube, model konsumsi musik saat ini telah berubah dan tidak bisa lagi disamakan antara layanan berlangganan dan platform gratis berbasis iklan yang memiliki jangkauan audiens jauh lebih luas.
Respons Publik: Masih Penting, Tapi Perlu Pembaruan
Keputusan YouTube tersebut langsung memicu perdebatan di kolom komentar.
Sebagian netizen mempertanyakan apakah views YouTube benar-benar akan kehilangan pengaruh dalam industri musik.
Seorang pengguna menyoroti bahwa YouTube tetap memiliki peran penting dalam sertifikasi musik.
“But the views still count for certifications, maybe music charts need to be reworked,” akun @aidan7***,tulisnya
Ada pula warganet yang menilai langkah YouTube justru membuka diskusi besar soal keadilan dalam sistem chart global.
“Paid streams shouldn’t outweigh organic views that much,” akun @chartta***,tulisnya
Sementara itu, sebagian penggemar musik menyebut keputusan ini bisa menjadi tekanan bagi Billboard untuk memperbarui metodologi mereka.
“This might force Billboard to finally modernize,” akun @musicbizda***,tulisnya