INSELEB.COM - Raffi Ahmad dan Irfan Hakim melakukan kunjungan ke Pulau Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis, 7 November 2025 untuk menjenguk sahabat mereka, Amar Zoni, yang sedang menjalani hukuman kasus narkoba.
Tetapi, keduanya tidak berhasil bertemu karena Amar tengah berada dalam masa pengawasan maksimum. Kunjungan tersebut dilakukan menggunakan helikopter yang disewa Raffi Ahmad dengan dana pribadi.
Raffi Ahmad diketahui terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Nusa Kambangan bersama Irfan Hakim dan Menteri IMIPAS, Agus Andrianto.
Kunjungan tersebut awalnya terkait agenda pembinaan warga binaan serta peninjauan proyek ketahanan pangan yang tengah dikembangkan di pulau tersebut.
Namun, bagi Raffi, perjalanan ini juga memiliki makna personal. Ia ingin menepati janjinya untuk melihat kondisi Amar secara langsung setelah dipindahkan ke lapas berpengamanan super ketat.
Sesampainya di pulau yang dikenal sebagai “Alcatraz-nya Indonesia” itu, Raffi dan Irfan melakukan tur fasilitas, melihat area kerja pembinaan warga binaan, hingga melakukan dialog dengan petugas lapas mengenai sistem pengawasan maksimum.
Namun harapan Raffi untuk bertemu dengan Amar harus pupus. Petugas lapas menyebut Amar baru menjalani masa adaptasi penempatan, sehingga kunjungan dari pihak luar belum diizinkan.
“Tidak diperbolehkan karena masih tahap pengawasan awal. Kita ikuti aturannya,” ujar Raffi.
Irfan mengatakan mereka sebenarnya ingin memberi dukungan moral agar Amar tidak merasa sendiri.
“Sesama pekerja seni, pasti ada rasa ingin menyemangati. Tapi kita paham, tempatnya punya aturan ketat,” kata Irfan.
Sementara itu, kuasa hukum Amar Zoni, John Matthews, menunjukkan bukti percakapan telepon antara dirinya dan Amar.
Dalam percakapan tersebut, Amar menceritakan kondisinya yang terbatas pergerakan karena sistem sel satu orang satu ruangan.
Amar mengaku kakinya sering kembas karena minim aktivitas fisik. Bahkan, untuk melakukan panggilan telepon saja, ia harus mengajukan izin berkali-kali sebelumnya.
“Teleponnya hanya beberapa menit. Amar terdengar lemas,” ujar John.